Senja
postingan'a: wcp_28 - Selasa, 16 Februari 2010
Bersua senja di hamparan samudera,
desau bayu membelai manja.
Kaki langit menjingga,
seiring surya kembali pada tidurnya.
Maha karya sempurna di lembaran langit,
bak lukisan dari nirwana.
Sambil menikmati perjalanan yg belum berujung,
hatiku memuji kebesaran Sang Esa.
Sambil merasakan belaian manja alam,
jiwaku bergetar menatap pesona.
Andai kalian disini sahabat,
andai kalian menyaksikan maha karya ini.
Pasti ketakjuban yang akan kalian rasa,
seperti adanya yang ku rasa.
desau bayu membelai manja.
Kaki langit menjingga,
seiring surya kembali pada tidurnya.
Maha karya sempurna di lembaran langit,
bak lukisan dari nirwana.
Sambil menikmati perjalanan yg belum berujung,
hatiku memuji kebesaran Sang Esa.
Sambil merasakan belaian manja alam,
jiwaku bergetar menatap pesona.
Andai kalian disini sahabat,
andai kalian menyaksikan maha karya ini.
Pasti ketakjuban yang akan kalian rasa,
seperti adanya yang ku rasa.
Perjalanan
postingan'a: wcp_28 - Senin, 15 Februari 2010
Menyaksikan untaian awan bercermin di lembaran laut,
diiring lantun deru riak riak yang pecah terbelah,
aku berdiri dibelai semilir bayu...
Menikmati tenang hamparan laut,
yang sedikit terusik lalu kapal ini.
Aku terkagum pada keelokan negeri ,
pada indah yang selama ini belum tersadari.
Diluar sana beberapa ikan terbang unjuk gigi,
sepertinya pamer di hadapan pandang ku, aahhh aku benar benar terbuai...
Bukit bukit pun terlihat megah,
dipagari rimbun rimba menghijau.
Dan sang awan masih saja bercermin tiada bosan,
disaksikan mentari yang tersenyum cerah.
Aku masih berdiri di tepi jendela ini....
Masih dibelai mesra helai sang bayu.....
diiring lantun deru riak riak yang pecah terbelah,
aku berdiri dibelai semilir bayu...
Menikmati tenang hamparan laut,
yang sedikit terusik lalu kapal ini.
Aku terkagum pada keelokan negeri ,
pada indah yang selama ini belum tersadari.
Diluar sana beberapa ikan terbang unjuk gigi,
sepertinya pamer di hadapan pandang ku, aahhh aku benar benar terbuai...
Bukit bukit pun terlihat megah,
dipagari rimbun rimba menghijau.
Dan sang awan masih saja bercermin tiada bosan,
disaksikan mentari yang tersenyum cerah.
Aku masih berdiri di tepi jendela ini....
Masih dibelai mesra helai sang bayu.....
Langganan:
Postingan (Atom)

