Termangu dia di tepi jalanan bising,
tertunduk menekuri ujung sepatu bututnya.
Segala do'a seakan hilang tak berbekas,
semua puja...,pun tiada beri safaat.
Wajah kuyu itu kian lusuh,
dari detik ke detik di penati aral yg katanya penguji iman pada Illahi.
Dan....tersisa kini otak kosong,
di balik kepala yg makin penuh,
oleh harap yg urung terwujud.
Hingga....
hampir dengan mudahnya sang hitam membujuk....
"sekutukan saja Tuhan mu".
Menemukan-Mu
postingan'a: wcp_28 - Kamis, 28 Mei 2009
Letih yg seharian tadi menggayut,
penat yg melekat erat,
ku rasakan betapa nikmat malam ini.
Ahhh....,
kan ku jadikan titian menemukan-Mu,
ku jadikan tilam tidur lelap ku,
biar lepas.....semua hilang,
melayang terbang....
Karena akan jadi awal,
langkah ku tuju mimpi mimpi malam ku.
serajut indah tentang-Mu.
penat yg melekat erat,
ku rasakan betapa nikmat malam ini.
Ahhh....,
kan ku jadikan titian menemukan-Mu,
ku jadikan tilam tidur lelap ku,
biar lepas.....semua hilang,
melayang terbang....
Karena akan jadi awal,
langkah ku tuju mimpi mimpi malam ku.
serajut indah tentang-Mu.
Takut
postingan'a: wcp_28 -
Duhai sesuatu yg tak terelakan..,
disini aku masih takut kau suai....
khawatir pada engkau yg sangatlah pasti.
Uuuh....benar benar aku bukan pemilik sejati,
hatiku kadang masih terbutakan dunia,
sering aku menghirup wangi yg tak semestinya,
menjamah yg bukan seharusnya,
Duhai sesuatu yg teramat pasti,
aku....bukanlah pemilik sempurna hati.,
pasti..!.
disini aku masih takut kau suai....
khawatir pada engkau yg sangatlah pasti.
Uuuh....benar benar aku bukan pemilik sejati,
hatiku kadang masih terbutakan dunia,
sering aku menghirup wangi yg tak semestinya,
menjamah yg bukan seharusnya,
Duhai sesuatu yg teramat pasti,
aku....bukanlah pemilik sempurna hati.,
pasti..!.
Langganan:
Postingan (Atom)

