Buram

Lukisan tentang-Mu......
Semakin buram tertangkap mata,
Warna warna tinta menghitam......
Luntur.....tersiram erang kesakitan.


Seakan tinggal sebentuk bingkai,
Membingkai lembar polos......
Bahkan mata hati...???,
Tak mampu kenali suci arti
Semua buram.....
Suram......


Tersisa coreng cemoreng,
Didepan mata,yang membuta.

Tersisa yang terasa

Yang tersisa 'tuk dirasa.....
Asa............
Terucap seiring do'a.


Titipkan kata.....
Sebait lantunan do'a,
Mengungkap rasa yang terasa.....
Segumpal asa.


Semoga........
Sewujud rasa tak tersentuh rapuh,
Dan tak retak,berderak.....
Berkeping......
Berserakan.

Lain

Luruh.................
Temaram senja di indah dadamu,
Terhias nafsu.......
Memburu.


Ku sibak tirai akhir tubuhmu,
Terhembus madu nafsu dilekuk ragamu....
Perlahan,terjilat rintihan rintihan manismu.


Saat nista merajaiku.....
Ku gores dosa di atas sucimu,
Namun.....,masih tersisa senyummu
'tuk sambut lain diriku